Meniadakan penghalang kesuksesan

Saat seorang CEO baru ditunjuk di suatu perusahaan teknologi multinasional, dia melihat budaya organisasi sebagai penghalang kesuksesan.

Walaupun perusahaan itu memiliki banyak orang berbakat, lingkungan kerja adalah salah satu kepemilikan terbatas dengan fokus yang sangat ditekankan pada proses, dan bukannya hasil. Ini merusak kecepatan inovasi, produktivitas, dan kinerja secara keseluruhan.

Transformasi budaya

Aberkyn dan McKinsey & Company bekerja bersama CEO untuk mendesain suatu program transformasi budaya yang akan mengubah perilaku dan pandangan (mindset) yang tidak membantu.

Kami mengembangkan suatu workshop tiga hari tentang kepemimpinan yang pertama kami jalankan bersama Executive Committee. Mereka sangat terkesan dengan dampak workshop itu pada efektivitas mereka sebagai tim sehingga mereka menjadi duta aktif bagi pelaksanaan workshop itu secara lebih luas di dalam organisasi.

Semua pemimpin 1500 besar sekarang berpartisipasi dalam program tiga hari dan kami membuat program dua baru baru bagi para pemimpin di bawah 1500 besar.

Mentransformasi perusahaan

“Awalnya saya skeptis,” kata seorang anggota Executive Committee, “tetapi sekarang saya sangat percaya pada kesuksesan transformasi. Kami sedang mengubah seluruh perusahaan pada saat bersamaan.”

Peserta lain berkata:”Setelah program, kami benar–benar merasa sebagai satu tim. Kami mulai berdiskusi dengan cara yang tidak pernah kami duga sebelumnya.”

Case Studies

Temukan Lebih Lanjut

Aberkyn uses cookies to improve site functionality, provide you with a better browsing experience, and to enable our partners to advertise to you. Detailed information on the use of cookies on this Site, and how you can decline them, is provided in our cookie policy. By using this Site or clicking on “OK”, you consent to the use of cookies.